Sekolah menengah pertama
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
(Dialihkan dari Sekolah Menengah Pertama)
| Artikel ini adalah bagian dari seri Pendidikan di Indonesia |
|
| Pendidikan anak usia dini | |
|---|---|
|
Taman kanak-kanak Raudatul athfal Kelompok bermain |
|
| Pendidikan dasar (Kelas 1-6) | |
|
Sekolah dasar Madrasah ibtidaiyah Kelompok belajar Paket A |
|
| Pendidikan dasar (Kelas 7-9) | |
|
Sekolah menengah pertama Madrasah tsanawiyah Kelompok belajar Paket B |
|
| Pendidikan menengah (Kelas 10-12) | |
|
Sekolah menengah atas/kejuruan Madrasah aliyah/kejuruan Kelompok belajar Paket C |
|
| Pendidikan tinggi | |
|
Perguruan tinggi: Akademi Institut Politeknik Sekolah tinggi Universitas |
|
| Lihat informasi mengenai junior high school di Wiktionary. |
Murid kelas 9 diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (dahulu Ebtanas) yang memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan sekolah menengah pertama dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan (atau sederajat).
Pelajar sekolah menengah pertama umumnya berusia 13-15 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7-15 tahun tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.
Sekolah menengah pertama diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Sejak diberlakukannya otonomi daerah pada tahun 2001, pengelolaan sekolah menengah pertama negeri di Indonesia yang sebelumnya berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional, kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota. Sedangkan Departemen Pendidikan Nasional hanya berperan sebagai regulator dalam bidang standar nasional pendidikan. Secara struktural, sekolah menengah pertama negeri merupakan unit pelaksana teknis dinas pendidikan kabupaten/kota.
Di beberapa negara, SMP berlaku sebagai jembatan antara sekolah dasar dengan sekolah menengah atas. Namun istilah tersebut dapat dipergunakan secara berbeda di beberapa negara, kadang-kadang saling berbanding terbalik. Untuk negara-negara yang mempergunakan bahasa Cina, khususnya di Cina, Taiwan dan Hong Kong, juga di Italia (= scuola media), SMP berkonotasi yang sama dengan secondary school.
Oleh karenanya di beberapa istilah di pemerintahan dan institusi pendidikan, SMP adalah nama lain dari "junior high school", yang pada dasarnya suatu sekolah setelah sekolah dasar. Penamaan sebagai junior high mulai muncul sekitar tahun 1909 pada waktu pendirian sekolah Indianola Junior High School di Columbus, Ohio.[1] Sedangan konsep penamaan sebagai middle school mulai diperkenalkan pada tahun 1950 dari Bay City, Michiga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar